Pages

Minggu, 11 September 2016

Jenis-Jenis Kangkung:

Jenis-Jenis Kangkung:

A.Kangkung Darat

Nama lain dari kangkung darat ialah Ipomoea Reptans. Kangkung ini banyak kita jumpai di pasar tradisional. Kita bisa melihat langsung pada akar kangkung, warna akar kangkung darat agak coklat dan kotor karena kangkung jenis ini tumbuh di tanah (darat).
Ciri-ciri kangkung darat :
  • Berwarna hijau terang
  • Ujung Daun Runcing
  • Bunga kangkung berwarna kuning cerah
Bagi kamu yang ingin melakukan budidaya kangkung darat dapat dilakukan baik didataran rendah maupun dataran tinggi. Untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, budidaya kangkung darat harus mendapatkan curah hujan dan sinar matahari yang cukup. Kangkung darat bisa diperbanyak dengan bibit dan stek. Masa tanam kangkung darat memakan waktu selama kurang lebih 4 bulan. Dan untuk kangkung darat cara memanen cukup dengan dicabut saja.

B.Kangkung Air



Ipomoea aquatic adalah nama ilmiah dari kangkung air. Dinamakan kangkung air karena habitat kangkung ini di daerah perairan dan rawa. Kangkung biasanya tumbuh liar (secara alami) di sawah, parit tepi sungai atau bahkan di parit. Maka dari itu tumbuhan ini termasuk jenis tumbuhan hidrofit yang akarnya tertanam didasar air.
Ciri-ciri kangkung air:
  • Kangkung berwarna hijau agak gelap
  • Ujung daun agak tumpul
  • Bunga kangkung berwarna agak ungu.
Kangkung air diduga memiliki mengandung komponen bioaktif yang sangat berguna bagi tubuh. Kangkung telah banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional di kalangan masyarakat, namun masih belum cukup informasi untuk menjelaskan hal-hal tersebut secara ilmiah.
Sekian artikel kali ini yang membahas tentang jenis kangkung, untuk membedakan kangkung darat dan kangkung air dengan memperhatikan pada pada bentuk daun dan warna bunganya saja. Karena bagian ini sangat mencolok perbedaannya.
sumber: https://indoagraris.wordpress.com/2014/03/10/191/

Macam-macam Cabai dilihat dari Bentuk dan Rasanya

Macam-macam Cabai dilihat dari Bentuk dan Rasanya

 

macam macam cabai
 
 
 
Macam-Macam Cabai :
No. Nama Cabai Karakteristik Penggunaan
1 Cabai gendot Cabai gendot dikenal sebagai cabai paling pedas, aromanya merupakan perpaduan antara buah dan bunga, warnanya bermacam-macam, ada warna hijau, orange terang, kuning dan orange. Di sunda, cabe gendot sering dimasak dalam berbagai macam tumis-tumisan, juga hidangan pedas lainnya.
2 Cabe Rawit/Cayenne (Capsicum frutescens L.) Bentuknya kecil, namun memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan denegan cabai merah besar atau cabe merah keriting. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris dikenal Biasanya digunakan sebagai bahan dasar sambal, rujak atau makanan pedas lainnya. Cabai rawit juga dibuat menjadi chilli oil. Bisa juga digunakan sebagai pelengkap makanan gorengan.
    Bird Pepper Panjang cabai ini tidak lebih dari 2 cm, berwarna tembaga dengan rasa pedas yang mencolok. Dapa dibeli dalam bentuk segar ataupun kering. Digunakan sebagai bahan campuran berbagai masakan pedas.
    Cabai ceplik Sering disebut sebagai cabe hijau. Buahnya berbentuk bulat panjang dan langsing, lebih besar dari cabai kecil. Rasanya kurang pedas dibandingkan dengan cabai kecil dan cabai putih. Digunakan sebagai pemberi citarasa pedas pada berbagai masakan.
    Cabai domba / Cengek domba rasanya pedas sekali, apalagi yang warna orange, dan ukurannya lebih besar daripada cabe rawit lainnya. Cengek domba ummnya dijadikan sambal, bumbu masak, digigit mentah sambil makan gorengan, pengobatan alami ala Cina dan lain-lain.
    Cabai Kathur Buahnya tumbuh menjulang menghadap langit (ngathur, Jawa red). Warnanya hijau sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Karena jumlah bijinya sangat banyak, cabai ini terasa keras. Kadar airnya rendah sehingga dapat lebih awet, dan dapat disi Digunakan untuk berbagai macam masakan pedas.
    Cabai jemprit Lebih pedas dari cabai rawit lainnya. Bentuknyakecil pendek, ujungnya runcing. Biasa digunakan menemani penganan gorengan di sunda disebut juga cengek.
    Cabai putih Sebenarnya warnanya kuning pucat. Rasanya lumayan pedas. Untuk yang ukuran besar dikenal sebagai cabai menado Banyak digunakan dalam berbagai macam masakan Menado, seperti tinorangsak.
3 Cabai merah Bentukmnya ada yang runcing mengerucut, ada pula yang membulat. Kulitnya tebal, rasanya kurang pedas Sering digunakan sebagai bahan baku aneka sambal, saus, dan sebagai campuran masakan yang tidak terlalu pedas lainnya.
4 Cabai hijau Sebenarnya Cabai hijau itu adalah cabe merah besar, tapi sudah dipanen saat masih muda ketika warnanya masih hijau.Rasanya tidak sepedas cabe merah besar atau cabai rawit. Cabai hijau sering digunakan sebagai campuran masakan, seperti tumis udang cabai hijau, oseng tempe cabai hijau dan sambal cabai hijau.
5 Paprika/Bell Pepper/Sweet Pepper (Capiscum annuum) Bentuknya seperti lonceng, besar, tekstur renyah dan keras, bagian dalamnya berongga. Dijual dalam keadaan segar dan bubuk. Sedangkan yang bubuk dapat memberikan efek pedas sedang pada masakan. Paprika memiliki beragam warna cantik, yaitu paprika merah, h Paprika segar biasanya dicampur untuk bahan masakan, salad, campuran pizza, juga untuk mempercantik warna masakan. Rasanya cenderung manis, tapi jika di masak manisnya akan berkurang. Orang barat sering menggunakannya untuk membuat salad, goulash, atau b
6 Cabai keriting /Curly Chili Bentukanya keriting, kurus dan panjang. Terdapat cabe keriting merah dan cabe keriting hijau. Ukurannya lebih kecil daripada cabe merah besar. Sering digunakan dalam masakan Padang/minang, khususnya rendang atau kalio. Masakan yang menggunakan cabai keriting akan terasa lebih pedas daripada jika menggunakan cabai merah. Digunakan juga dalam masakan kari, cabai bubuk, bumbu balado, rica-rica, sa
7 Cabai Jepang/ Shisitto bentuk cabai ini beraneka ragam, adayang bentuknya meliuk-liuk. Dari bentuknya cabai ini mudah untuk di kenali. Warnanya hijau tua dan rasa cabai ini tidak terlalu pedas. Banyak ditemukan di swalayan Korea atau Jepang Karena rasanya tidak terlalu pedas cabai ini menjadi  favorit dalam masakan jepang dan korea.
8 Jalapeno Cabai ini berasal dari Mexico, warnanya hijau tua dan merah, bentuk lebih mirip peluru. Selain dalam bentuk utuh/ segar biasanya jalapeno juga ada dalam variasi keringnya, yang disebut dengan chipotles. Chipotles adalah jalapeno yang di asapkan lalu di ke Dapat digunakan untuk acar, mustar, dimasak menggunakan Minyak saus, Jalapeno yang diasapkan, Armadillo Eggs adalah (Daging Bacon Gulung, yang diisi dengan Cabai Jalapeno berisi keju leleh.)
9 Cabai jawa Disebut juga cabai jamu, lada panjang, atau cabai saja (Piper retrofractum Vahl. syn. P. longum), merupakan kerabat lada dan termasuk dalam suku sirih-sirihan atau Piperaceae. Dikenal pula sebagai cabai solak (Madura) dan cabia (Sulawesi). Digunakan sebagai bahan jamu tradisional.
10 CHERRY PEPPER / Cayenne chili Panjangnya 2-3 cm. Warnanya Merah terang, bentuknya tidak beraturan. Sekilas tampak seperti buah cherry. Rasanya cukup pedas. Dinegaranya India, cabai jenis ini dijual sepanjang tahun. Sebagai bahan campuran acar
11 Yellow banana pepper Bentuknya panjang seperti pisang. Terdapat dua warna di pasaran, yaitu merah dan kuning. Sering digunakan untuk membuat acar, kaserol, atau pasta. Cabai ini bisa juga diisi dengan nasi atau daging.
Nama cabai di daerah-daerah Indonesia yang terkenal di beberapa kota adalah cabe dan cengek (Sunda), lombok abang (Jawa), cabhi (Madura), campli(Aceh) , lasina (Batak Karo) , lado (Minangkabau) , tabia (Bali) ,sebia (Sasak/Lombok) , rica (Menado) , bisa (Sangir) , lada(Makasar) , siri (Ambon) , maricang (Halmahera) , rica lamo(Ternate Tidore) , maresen (Papua Barat), riksak (Papua Barat).

Kamis, 08 September 2016

PUPUK ANORGANIK

PUPUK  ANORGANIK 
Secara umum ada dua jenis pupuk anorganik yang tersedia di pasaran :


1. PUPUK TUNGGAL : Pupuk yang dibuat dari satu unsur secara dominan.
Contohnya : Urea yang mengandung N, TSP atau SP 36 dengan P, dan KCl atau ZK dengan unsur K yang dominan.

2. PUPUK MAJEMUK  : Pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur.
Contoh : pupuk DAP dan Amofos yang terbuat dari N dan P. Pupuk majemuk juga bisa tersusun dari 3 unsur. Sebut juga Rustika Yellow dan Mutiara. Kedua pupuk itu dilengkapi dengan kandungan N, P, dan K. Produsen pupuk biasanya juga menambahkan unsur-unsur mikro seperti Fe, B, Mo, Mn, dan Cu.

Agar praktis, pekebun biasanya memakai pupuk mejemuk. Umumnya di pasaran beredar pupuk dengan kandungan utama Nitrogen, fosfor, dan kalium dengan berbagai perbandingan. Besar kecilnya perbandingan itu dicantumkan di label kemasan. Tulisan 20;10;10 artinya kandungan nitrogen paling tinggi sehingga tepat digunakan untuk masa pertumbuhan.
sumber:http://blog-ahfa.blogspot.co.id/2013/01/macam-macam-pupuk-organik-dan-anorganik.html

A. Pupuk Alam (Pupuk Organik)

A. Pupuk Alam (Pupuk Organik)
Keuntungan menggunakan pupuk organik adalah dapat memperbaiki struktur dan tekstur tanah, serta memperbesar kapasitas menahan air. Selain itu pupuk organik juga bermanfaat menambah persediaan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman.

1. Pupuk Kandang
Pupuk kandang adalah pupuk yang diperoleh dari kotoran hewan piaraan seperti sapi, kambing, kerbau, ayam, kuda dan babi. Hewan piaraan ini menghasilkan pupuk kandang yang berbeda-beda kandungan unsur haranya, tergantung makanan yang diberikan pada hewan itu. Misalnya, kalau makanan yang diberikan banyak mengandung nitrogen, maka kotoran yang dihasilkan juga banyak mengandung nitrogen.
 
  2. Kompos
jenis pupuk dan kegunaannya, jenis pupuk untuk tanaman hias, jenis pupuk untuk anggrek, jenis pupuk yang mengandung fosfor, jenis pupuk organik, jenis pupuk organik cair, jenis pupuk kompos, jenis pupuk npkKompos adalah pupuk organik yang diperoleh dari hasil pelapukan berbagai bahan nabati, seperti daun-daunan, jerami, alang-alang/rumput, dedak, kotoran hewan dan sampah. Kandungan hara dalam kompos sangat bervariasi, tergantung bahan yang di komposkan, cara pengomposan dan penyimpanannya. Tetapi yang menonjol dari kompos ini adalah kadar organiknya yang tinggi.
Bagaimana memilih kompos yang baik ? Dilihat dari penampilannya sulit dibedakan, mana kompos yang baik atau kurang baik. Yang pasti, kompos yang penguraiannya telah berhenti (sudah 2,5 bulan) butirannya halus, dan berwarna cokelat kehitaman adalah kompos yang siap digunakan.

3. Pupuk Hijau
Pupuk organik ini berasal dari tanaman atau bagian tanaman yang masih segar, yang dibenamkan ke dalam tanah untuk menambah bahan-bahan organik dan unsur hara dalam tanah, terutama nitrogen. Pupuk hijau mampu mengikat N dari udara bebas, kalau ia berasa dari tanaman leguminosae (berbuah polong atau berbunga kupu-kupu). Pengikatan N ini dilakukan oleh bakteri Rhizobium legumisum yang banyak terdapat pada bintil akar tanaman berbuah polong itu.
Namun penambahan pupuk hijau kepada tanah yang sudah banyak mengandung nitrogen, tidak akan banyak berguna. Baru bila tanah benar-benar kekurangan N, pemberian itu sangat bermanfaat untuk kesuburannya. Beberapa keuntungan penggunaan pupuk hijau ialah memperkaya tanah dengan humus atau bahan organik, memberi pengaruh baik terhadap kehidupan jasad renik dalam tanah. Selain itu ia dapat pula mengembalikan unsur hara yang tercuci, dan menambah unsur N serta unsur-unsur lainnya.

Jenis Pupuk dan Fungsinya

Jenis Pupuk dan Fungsinya 
1. SP 36





merupakan pupuk fosfat yang berasal dari batuan fosfat yang ditambang.Kandungan 
unsur haranya dalam bentuk P2O5( phospat) adalah 36 %.Artinya setiap 100 kg SP36
didalamnya terkandung 36 kg unsur hara P dalam bentuk P2O5(Phospat).

2. Pupuk NPK


Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau padat yang 
mengandung unsur hara utama nitrogenfosfor, dan kalium.[1] Pupuk 
NPK merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang paling umum digunakan.
Fungsi setiap komponen
Ketiga unsur dalam pupuk NPK membantu pertumbuhan tanaman dalam tiga 
cara. Penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut:
· N – nitrogen: membantu pertumbuhan vegetatif, terutama daun[2]
· P – fosfor: membantu pertumbuhan akar dan tunas
· K – kalium: membantu pembungaan dan pembuahan
Pemeringkatan NPK
Pemeringkatan NPK (NPK rating) digunakan untuk memberikan label pada 
pupuk berdasarkan pada kadar relatif dari komposisi nitrogen, kalium, 
dan fosfornya. Nilai N adalah persentase unsur nitrogen berdasarkan 
berat dari pupuk. Nilai P dan K mewakili bentuk oksidanya dalam bentuk 
P2O5 dan K2O.[3]
Metode pengubahan nilai NPK menjadi komposisi aktual
Faktor untuk mengubah nilai P2O5 dan K2O menjadi P dan K dalam bentuk 
unsur adalah sebagai berikut:
· P2O5 terdiri dari 56.4% oksigen dan 43.6% fosfor dalam bentuk unsur. 
Persentasi (fraksi massa) dari unsur fosfor adalah 43.6% sehingga jumlah
 unsur P adalah, P = 0.436 x P2O5
· K2O terdiri dari 17% oksigen dan 83% kalium dalam bentuk unsur. 
Persentasi (fraksi massa) dari unsur kalium adalah 83% sehingga jumlah 
unsur K adalah, K = 0.83 x K2O
· Nilai nitrogen sudah mewakili kadar nitrogen sehingga angkanya tidak 
perlu dikonversi
Menggunakan faktr konversi ini, dapat ditentukan bahwa pupuk dengan 
penomoran 18−51−20 mengandung:
· 18% nitrogen
· 22% fosfor, dan
· 17% kalium
Nilai NPK dari berbagai jenis bahan campuran pupuk NPK
Nilai NPK untuk berbagai jenis bahan buatan:[4]
· 15-00-00 Kalsium nitrat
· 21-00-00 Ammonium sulfat
· 30-00-00 hingga 40-00-00 Urea berlapis sulfur (slow release)[5]
· 31-00-00 Isobutilidena diurea (slow release)[5]
· 33-00-00 hingga 34-00-00 Ammonium nitrat
· 35-00-00 Urea (slow release, terkadang dalam wujud ureaformaldehida) 
[5]
· 40-00-00 Metilena urea (slow release)[5]
· 46-00-00 Urea
· 82-00-00 Anhydrous ammonia
· 10-34-00 hingga 11-37-00 Ammonium polifosfat
· 11-48-00 hingga 11-55-00 Monoammonium fosfat
· 18-46-00 hingga 21-54-00 Diammonium fosfat
· 13-00-44 Potassium nitrat
· 00-17-00 hingga 00-22-00 Superfosfat (Monokalsium fosfat monohidrat 
dengan gipsum)
· 00-44-00 hingga 00-52-00 Triple superfosfat (Monokalsium fosfat 
monohidrat)
Nilai NPK untuk bahan mineral:
· 11-08-02 hingga 16-12-03 guani
· 00-3-00 hingga 00-8-00 batu fosfat (menjadi 00-34-00 jika dalam 
bentuk dapat dilarutkan)
· 00-00-22 Kalium magnesium sulfat
· 00-00-60 Kalium klorida
Nilai NPK untuk bahan biosolid
· 01-00-00 kotoran sapi dari peternakan susu
· 01-00-01 kotoran kuda
· 03-02-02 kotoran unggas
· 04-12-00 makanan tulang
· 05-05-06 tulang dan darah ikan 
· 06-02-00 milorganit

Selasa, 06 September 2016

Kisah Sukses Petani Kangkung-Petani Kangkung Kuwarasan Kebumen

Kisah Sukses Petani Kangkung-Petani Kangkung Kuwarasan Kebumen-Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk.) adalah tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar. Kangkung banyak terdapat di kawasan Asia dan merupakan tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair.

Ada dua bentuk kangkung air yang dijual di pasaran. Yang pertama adalah kangkung berdaun licin dan berbentuk mata panah, sepanjang 10–15 cm. Tumbuhan ini memiliki batang berongga yang menjalar dengan daun berselang dan batang yang menegak pada pangkal daun. Tumbuhan ini bewarna hijau pucat dan menghasilkan bunga bewarna putih, yang menghasilkan kantung yang mengandung empat biji benih. Jenis kedua adalah dengan daun sempit memanjang, biasanya tersusun menyirip tiga.( https://id.wikipedia.org/wiki/Kangkung )

Selain kangkung air, ada juga kangkung darat. Kangkung darat cukup mudah cara menanam dan perawatannya. Kangkung darat juga sangat digemari oleh para petani maupun pengonsumsi.

Sahabat Pembaca, di beberapa desa wilayah Kecamatan Kuwarasan banyak sekali pemilik sawah yang memanfaatkan lahan sawahnya untuk budi daya kangkung air maupun kangkung darat. Budi daya kangkung memang sangat menguntungkan karena biaya produksinya relatif sedikit, cara perawatannya cukup mudah, dan pemasarannya juga sangat gampang.


Kangkung Air
Kangkung Air-Kuwarasan Kebumen

Dengan adanya budidaya kangkung di Kecamatan Kuwarasan, para petani kangkung dapat sukses. Selain itu, para buruh tani, dan pedagang kangkung pun ikut sukses.

Jika kangkung sudah siap dipetik/dipanen, aktivitas memetik/bruwun kangkung di lhan peraswahan daerah Kuwarasan hampir tidak mengenal waktu. Sejak pukul 19.00 sampai 07.00 WIB sering dijumpai para buruh pemetik kangkung yang sedang asyik dan gigihnya dalam memetik kangkung.

Pemetikkan kangkung seringnya dilakukan pada malam hari karena pagi harinya langsung di bawa ke pasar-pasar tujuan baik oleh petaninya langsung maupun oleh para tengkulak. Bahkan sering juga para tengkulak menunggu di area pertanian kangkung yang selanjutnya kangkung-kangkung yang sudah diikat/diuntil oleh para buruh petik langsung dibawa ke pasar oleh para tengkulak lokal maupun non lokal.

Kangkun Kuwarasan sangat enak sehingga terkenal juga. pemasaran kangkung Kuwarasan, selain di jual di pasar wilayah Kecamatan Kuwarasan seperti pasar Kebrek Kuwarasan, pasar Purwogondo, pasar Ori, dan lain-lain, kangkung Kuwarasan juga laku keras hampir di semua pasar wilayah Kabupaten Kebumen. Selain itu, juga banyak para tengkulak yang menjualnya di pasar Kabupaten tetangga seeperti Kabupaten Cilacap, banyumas, dan Purworejo.

Demikian sekilas tentang Kisah Sukses para Petani Kangkung. Semoga bermanfaat
sumber: http://www.infocarabisnis.com/2016/01/kisah-sukses-petani-kangkung.html

Kisah Sukses Sugiyanto, Petani Melon yang Raup Untung Rp45 Juta Sekali Panen

Kisah Sukses Sugiyanto, Petani Melon yang Raup Untung Rp45 Juta Sekali Panen



Pasuruan (wartabromo) – Menanam buah melon bisa menjadi pilihan para petani di perkotaan. Sugiyanto, petani melon di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, membuktikan bisa sukses “tandur” melon.
Sugiyanto yang menanam buah melon di atas lahan seluas 0,5 hektare, mampu menghasilkan 18 ton buah melon sekali panen atau mengalami peningkatan 15 persen dari kebiasaaan yang hanya mencapai 11 ton dalam sekali panen.
“Kebetulan cuacanya bersahabat, dalam arti hujannya tidak terlalu deras, dan ada musim kemaraunya, sehingga membuat perkembangan buah bagus,” kata Sugiyanto saat panen melon di kebunnya, Selasa (30/8/2016).
Cerita sukses tersebut dipaparkan Sugiyanto di depan Wali Kota Setiyono yang mengapresiasinya dengan ikut memanen melon di kebunnya. Setiyono hadir bersama istri, Rini Setiyono dan Kepala Dinas Pertanian Kota Pasuruan Asep Suryatna, serta puluhan warga sekitar.
Menurut Sugiyanto, selain faktor cuaca, peningkatan jumlah produksi melonnya juga didukung oleh penggunaan pupuk yang berimbang, baik organik maupun pestisida. Untuk pupuk organik cukup menggunakan kotoran kerbau atau sapi maupun kotoran hewan lainnya. Begitu juga dengan pestisida yang digunakan untuk penyemprotan hama dan ulat-ulat di daun dan batang tanaman.
“Kalau untuk menambah kesuburan tanaman pasti menggunakan pupuk organik, tapi kalau untuk mengantisipasi adanya hama dan ulat yang selalu menyerang buah, saya menggunakan pestisida,” imbuhnya.
Lebih lanjut Sugiyanto menambahkan bahwa jumlah tanaman melon yang ditanam di lahan miliknya berjumlah 4500 tanaman dan 16 varietas melon, seperti Madesta, Gracia, Golden Melon, Rock Melon serta varietas lainnya. Hanya saja, dari banyaknya varietas tersebut, jenis melon yang paling banyak diminati adalah Gracia dan Rock Melon.
“Kalau Gracia buahnya bisa sampai 5 kg, sehingga memberikan keuntungan paling banyak. Sekali panen, saya bisa meraup keuntungan hingga Rp 45 juta, dan itu merupakan keuntungan bersih. Apalagi sekarang harga melon lagi tinggi-tingginya, yakni mencapai Rp 9 ribu per satu kilogram,” terangnya.
Wali Kota Setiyono mengaku sangat bangga melihat keberhasilan Sugiyanto dalam mengembangkan melon dengan biaya sendiri, akan tetapi hasil produksinya memuaskan.
“Keberhasilan Pak Sugiyanto dalam mengembangkan tanaman melon ini dapat menjadi contoh bagi petani lainnya di Kota Pasuruan. Kalau bisa semua petani bisa belajar kepada Pak Sugiyanto, sehingga banyak masyarakat yang menanam melon, tidak hanya padi saja,” kata Setiyono.
Ia berharap tanaman melon tersebut dikembangkan secara lebih luas lagi oleh para petani seluruh Kota Pasuruan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi petani.
“Kultur tanah dan iklim cuaca di Kota Pasuruan mampu menjadikan tanaman melon tumbuh subur,” terangnya.
Ternyata, sebut Setiyono, hasil yang didapatkan bila dibanding dengan menanam padi adalah jauh sekali. “Maka dari itu, saya ajak semua petani di Kota Pasuruan, untuk beramai-ramai memanen melon, buah naga, atau anggur, karena menurut penelitian, kultur tanah di Kota Pasuruan sangat ideal untuk menanam melon, anggur dan buah naga,” jelasnya. (mil/fyd)
sumber: http://www.wartabromo.com/2016/08/31/kisah-sukses-sugiyanto-petani-melon-yang-raup-untung-rp45-juta-sekali-panen/
 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates